NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Perda JPIK Kalbar Perkuat Isu Strategis Perbaikan Perhutanan Daerah

Table of Content

PONTIANAK, Newsantara.co — Kerusakan lingkungan hutan yang semakin luas di Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi kekhawatiran semakin parahnya ancaman bencana di daerah Kalbar. Untuk itu, Jaringan Pengawasan Independen Kehutanan (JPIK) Kalbar melaksanakan Pertemuan Daerah (Perda) untuk memperkuat kelembagaan dengan reorganisasi pemantauan hutan independen di Kalbar.

Perwakilan Organisasi yang tergabung di JPIK Kalbar Baruni Hendri mengatakan organisasi JPIK Kalbar sebenarnya bukan kali pertama terbentuk, karena sebelumnya sudah ada dalam bentuk perwakilan Focal Point. Namun Perda kali ini ada upaya untuk lebih memperkuat kembali organisasi JPIK Kalbar dengan dibentuknya struktur kepengurusan baru dan penambahan berbagai elemen masyarakat independen kehutanan.

Kondisi saat ini di Kalbar yang awalnya terdapat 14 juta hektar luas wilayah hutan, namun saat ini hanya tersisa tutupan hutan tinggal 5 juta hektar, sisa 30 persen yg tersisa, artinya kondisi di Kalbar ini sudah darurat deforestasi.

Berkaca pada Sumatera, menurut Baruni, saat ini bencana di tiga provinsi di Sumatera itu jadi peringatan di Kalbar. Bahwa situasi yang seperti di Sumatera itu, ia khawatirkan bukan tidak mungkin juga akan terjadi di Kalbar.

“Karena itu, kami melihat perlunya penguatan kinerja pengawasan perhutanan,” katanya, Jumat (16/1/2026).

Kedua, papar dia, JPIK Kalbar perlu fokus pada soal penguatan baseline data yang akan memperkuat dalam mengambil kebijakan, terutama dalam memperbaiki pengelolaan hutan di Kalbar. Karena kerja kerja pengawasan, pemantauan dan rehabilitasi yang saat ini sebenarnya sudah agak terlambat, tapi paling tidak bisa dipercepat untuk dilakukan perbaikan.

Sementara itu, kebijakan negara dan pemerintah daerah kini terkesan lamban dan abai atas fakta kerusakan hutan di lapangan. Maka ia melihat JPIK perlu diperkuat terutama ketika berhadapan dengan hukum. “Apalagi ketika presiden justru berkampanye pembukaan lahan sawit demi memperkuat ekonomi nasional. Karena pelajaran di sawit yang ada di Sumatera, pembukaan lahan sawit jadi salah satu penyebab bencana banjir bandang yang baru-baru ini terjadi di tiga provinsi di Sumatera, seperti Aceh, Sumut dan Sumbar,” paparnya.

Direktur Eksekutif Nasional, Muhammad Ichwan mengapresiasi upaya jaringan JPIK Kalbar menyelenggarakan Pertemuan Daerah dalam rangka memperkuat jaringan dan posisi strategis di daerah. Saat ini, ungkap dia, JPIK sudah memiliki 500an anggota dengan 25 perwakilan JPIK di daerah dan sekitar 60an organisasi dan lembaga yang tergabung dalam JPIK. Ichwan mengatakan JPIK memang selama ini terfokus pada pemantauan independen pada pengelolaan hutan di Indonesia.

Kedepannya, pesan dia, untuk JPIK Kalbar bukan hanya pembentukan kepengurusan, tapi juga penguatan posisi strategis organisasi. Sehingga, keputusan organisasi JPIK Kalbar bisa membawa progres perbaikan perhutanan di daerah. Saat ini, ditingkat nasional pihaknya sedang memperkuat ideologi organisasi.

Hal yang tidak kalah penting, paparnya, adalah strategi kampanye pemantauan kehutanan. Karena itu, kerja-kerja JPIK tidak hanya pengawasan ke sisi penegakkan hukum tapi juga pemahaman soal perhutanan di masyarakat.

Penggunaan media sosial jadi sangat penting saat ini terutama di media digital. Mau tidak mau dunia digital sangat penting untuk kampanye perbaikan perhutanan di Kalbar.

“Kami di pusat sudah membuat modul Training of Trainer organisasi dan nanti akan ada TOT untuk kepengurusan di daerah. Kedepannya target organisasi bagaimana JPIK menjadi mitra strategis dan relevan dalam menjawab sektor sektor kehutanan di setiap daerah,” ujarnya.

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes