NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Oknum Anggota TNI AL Bunuh Jurnalis di Kalsel

Table of Content

Tersangka Oknum TNI AL Pelaku Pembunuhan Berencana Jurnalis di Kalses Terancam 20 Tahun Penjara

BANJARBARU, Newsantara.co – Seorang oknum anggota TNI AL, Kelasi Satu Jumran, diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap jurnalis perempuan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Hasil rekonstruksi yang digelar Sabtu (5/4) mengungkap bahwa pelaku bertindak dengan persiapan matang, mulai dari pertemuan hingga penghilangan nyawa korban.

Kuasa hukum keluarga korban, Dedi Sugiyanto, menyatakan bila terbukti pelaku terancam 20 tahun penjara. Dalam reka perkara, dilakukan rekonstruksi 33 adegan di TKP memperlihatkan kesungguhan pelaku dalam merencanakan kejahatan ini.

“Tersangka membunuh korban dengan tenang dan terstruktur. Mulai dari pertemuan, eksekusi di dalam mobil, hingga penempatan jasad di pinggir jalan beserta kendaraan korban,” ujar Dedi.

Menurutnya, tersangka bahkan sempat membersihkan sepeda motor korban sebelum meninggalkan TKP. “Semua dilakukan dengan sangat rapi, mengindikasikan pembunuhan berencana,” tegasnya.

TNI AL Minta Maaf, Janjikan Hukuman Maksimal

TNI Angkatan Laut (TNI AL) secara resmi memohon maaf kepada keluarga korban. Kadispenal Laksamana Pertama I Made Wira Hady menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tolerir tindakan kriminal yang dilakukan oknum anggotanya.

“Pimpinan TNI AL menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf yang mendalam. Kami tegaskan bahwa pelaku akan dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku,” kata Wira dalam keterangan tertulis, Minggu (6/4).

Proses penyidikan masih berlangsung, dengan 10 saksi telah diperiksa. Pelaku dan barang bukti akan diserahkan ke Oditur Militer untuk persidangan terbuka.

Korban Awalnya Diduga Kecelakaan Tunggal

Kasus ini bermula ketika jurnalis bernama Juwita (23) ditemukan tewas di Jalan Trans Gunung Kupang, Banjarbaru, pada Sabtu (22/3) sore. Awalnya, korban diduga meninggal akibat kecelakaan tunggal. Namun, warga yang pertama kali menemukan jasad tidak melihat tanda-tanda kecelakaan.

Kerabat korban juga menyebut ponsel Juwita hilang dari TKP. Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap luka lebam di leher, mengarah pada dugaan pembunuhan.

Kasus ini memantik kecaman publik, dengan desakan agar TNI transparan dalam penanganannya. Masyarakat menuntut keadilan bagi Juwita, sambil menunggu proses hukum yang jelas dan terbuka. (Red.)

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes