NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Pulau Kangean, Surga Kecil di Timur Madura

Table of Content

NEWSANTARA.CO, Kangean/Madura – Kepulauan Kangean adalah gugusan pulau yang merupakan bagian paling timur Pulau Madura, Laut Jawa. Kepulauan ini terdiri dari 60 pulau, dengan luas wilayah 487 km². Pulau-pulau terbesar adalah Pulau Kangean (188 km²), Pulau Paliat, dan Pulau Sepanjang. Secara administratif kepulauan ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

Penduduk Kangean menyebut diri mereka orang Kangean. Dengan asal bahasa Melayu yang berbeda dengan bahasa Madura dan Bali. Masyarakat kepulauan Kangean terkenal sangat ramah, sopan, dan beragama. Selain itu, masyarakatnya memiliki bahasa dan tutur kata (dialek) yang beraneka ragam antar daerah. Khusus Sapeken dan beberapa pulau kecil di sekitarnya, masyarakat di pulau-pulau ini terbiasa menggunakan berbagai bahasa, seperti bahasa Bajo, bahasa Mandar, bahasa Makasar dan beberapa bahasa daerah yang berasal dari Sulawesi

Pulau terbesar di Kepulauan Kangean mempunyai nama yang sama, yaitu Pulau Kangean. Kepulauan Kangean merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Sumenep. Di kepulauan Kangean terdapat tiga kecamatan, yaitu Arjasa, Sapeken, dan kecamatan Kangayan.Infrastruktur di Pulau Kangean ini memang belum begitu bagus, mengingat pulau ini juga lumayan susah dijangkau. Di Kepulauan Kangean terdapat persawahan, perkebunan jati, pantai pasir putih, terumbu karang yang indah, dan juga tambang minyak.

Perjalanan menuju Kangean dan Sapeken dimulai dari Surabaya menuju kota Sumenep lebih kurang 4-5 jam dan tidak jauh setelah masuk kota, terdapat pertigaan ke kanan menuju Kalianget. Atau kalau naik kendaraan umum, ada bis dari Bungurasih sampai ke terminal Kalianget. Pelabuhan Kalianget letaknya tidak jauh dari terminal.

Di sana terdapat dua pelabuhan, yang terdekat dari terminal adalah pelabuhan untuk kapal ferry, yang memakan waktu perjalanan lebih lama, dan setelahnya barulah pelabuhan untuk kapal cepat “Express Bahari”. Untuk kapal cepat, memang sedikit lebih mahal, dengan pembagian kelas-kelas, namun hanya membutuhkan waktu penyebrangan 4 jam dari pk. 09.00 sampai pk. 13.00. Karena kapal cepat, jadwalnya sehari cuma sekali dan berangkat pada pagi hari, maka sebaiknya berangkat tengah malam dari Surabaya, kemudian sarapan dan aktivitas MCK di terminal Kalianget.

Objek wisata di Pulau Kangean Besar begitu indah, perairannya begitu jernih, warna birunya betul-betul menyejukkan mata. Pantainya juga begitu menawan, bila anda telah punya kebiasaan dengan kondisi kota yang senantiasa macet serta dipadati dengan gedung-gedung besar yang menghambat pandangan anda.Jadi, demikian hingga di Pantai Pulau Kangean Besar ini anda pastinya akan kagum lihat pemandang laut yang begitu luas di depan mata anda, seakan tak ada yang menghambat anda untuk lihat begitu lausnya dunia ini.

Hawa laut yang fresh akan bikin rasa capek serta jemu anda hilang begitu saja, banyak wisatawan yang datang ke Pulau Kagean Besar ini cuma mempunyai tujuan untuk menyelam di perairannya saja, lantaran memanglah spot selam yang ada di perairan Pulau Kagean Besar ini begitu cantik. Laut Pulau Kangean Besar ini mempunyai beragam jenis type koral, baik yang soft, ataupun yang keras, serta ada pula yang berupa spoge.

Pulau Salarangan di mana merupakan pulau pasir putih kecil yang indah dengan pulau pasir (atau pulau gusung) di sebelahnya. Terumbu karang di sekitar pulau ini juga masih bagus. Kalau mau hunting sunset di Kangean, di sini adalah tempat yang tepat

Terumbu Karangnya juga begitu cantik, beberapa besar berupa seperti rerumputan yang melambai-lambai saat didera angin. Ikan-ikannya juga lucu-lucu, mereka berenang ke sana kemari di antar ladang soft coral itu, bila anda menyelam di sini, jangan pernah lupa untuk membawa camera bawah laut, lantaran anda pastinya akan terasa menyesal bila melupakan keindahan Taman Laut ini demikian saja. Tertarik Kesana? (Nald)

news

news@newsantara.co

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes