NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

MRS Menyerahkan Diri ke Polda, Diperiksa 10 Jam Langsung Ditahan

Table of Content

Rizieq Datang ke Polda Metro Jaya, untuk Diperiksa sedangkan Polisi Menyebut ia Datang untuk Menyerahkan Diri

JAKARTA, Newsantara.co — Pemimpin dan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (MRS) atau Habib Rizieq mendatangi Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020) pagi dengan sukarela untuk diperiksa atas petersangkaan dirinya terkait kasus kerumunan di Petamburan beberapa waktu lalu.

Didampingi para pengacaranya, termasuk Sekretaris Umum FPI Munarman, MRS mengatakan dirinya datang sendiri untuk pemeriksaan tidak perlu ditangkap. “Saya hadir ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi pemeriksaan terkait kerumunan,” ujar MRS di Polda Metro Sabtu pagi.

Namun hingga lebih dari 10 jam pemeriksaan, hingga Sabtu malam MRS belum juga keluar dari Polda Metro Jaya. Polisi memastikan MRS akan segera langsung ditahan selama 20 hari kedepan setelah pemeriksaan seperti yang pernah disampaikan Polda Metro Jaya sebelumnya oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Yusri mengatakan saat ini Habib Rizieq masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. “Sudah. Tadi sudah diberikan surat perintah penangkapan kepada yang bersangkutan,” kata Kabid Yusri Yunus.

Yusri juga menegaskan kedatangan MRS ke Polda Metro Jaya bukan datang memenuhi panggilan, melainkan menyerahkan diri. Sebab, menurutnya, surat panggilan sudah dilayangkan sebelum Habib Rizieq berstatus tersangka.

Terkait hal itu, Penasihat Hukum Habib Rizieq Shihab Aziz Yanuar mengatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan kliennya dan sudah siap menjalani semua hal yang bakal terjadi setelah Habib Rizieq Shihab diperiksa sebagai tersangka di Polda Metro Jaya.

“Sudah siap kalau memang harus ditahan,” kata Aziz, Sabtu (12/12).

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI Munarman enggan menjawab bila akhirnya MRS tidak akan keluar dari Polda Metro Jaya karena dipastikan akan ditahan. Ia hanya menegaskan sejak pemeriksaan Sabtu pagi, pertanyaan yang diajukan penyelidik baru sebatas identitas, belum masuk ke pokok persoalan yang disangkakan.

“Proses pemeriksaannya beliau baru di proses di tahap awal, belum masuk substansi pemeriksaan dengan pasal yang dituduhkan, baru tahap awal ya. Baru identitas, baru tentang domisili di mana,” ujar Munarman.

“Karena itu Kita lihatlah nanti seperti apa. Kita belum bisa jawab, itu nanti,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Munarman menjelaskan bahwa FPI akan meminta Komnas HAM melakukan proses pendalaman terhadap kasus kematian 6 pengawal MRS di tangan kepolisian. MRS berpesan masyarakat dan Komnas HAM segera mengawal kasus tersebut.

“Kita minta Komnas HAM melakukan proses pendalaman dari yang dilakukan selama ini dari pemantauan ditingkatkan jadi penyelidikan,” tegas Munarman.

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes