NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

HMKI Harus Akomodatif dan Terbuka

Table of Content

Newsantara, Kuningan– Adanya balas-balasan di media Kuninganmass terkait Ketua HMKI yang sudah tidak sesuai dengan AD/ART membuat saya ingin ikut berkomentar.

Memang benar adanya ketika berbicara ketua IPPMK (Aryadi) itu ketua baru, tapi saya kira itu bukan masalah. Seharusnya Ramdhan sebagai ketua HMKI, lebih aktif dalam mensosialisasikan HMKI kepada pengurus baru dari setiap cabang. Bagaimana pun IPPMK Jadetabek merupakan bagian dari HMKI itu sendiri, sehingga memiliki hak untuk mendapat sosialiasi tentang HMKI itu sendiri dari ketua HMKI nya sendiri.

Sebagai ketua HMKI justru Ramdhan tidak mengkaji ulang AD/ART nya, padahal sudah jelas pada AD pasal 19 ayat 1 bahwa ketua HMKI berkewajiban melaksanakan amanat kepada keputusan mubes. Namun hal ini tidak terjadi, pasalnya permusyawaratan yang diatur pada pasal 14 ayat 5 ART saja jarang sekali dilakukan. Jangan kan untuk menyelenggarakan mubes, hingga hari ini saja rapat pimpinan jarang sekali terselenggara. Jika perlu saya bisa lampirkan screenshot grup ketua-ketua cabang yang didalamnya tidak terdapat komunikasi yang aktif.

Bukan hanya itu, Ramdhan sebagai ketua HMKI juga jarang sekali mengundang ketua cabang untuk melakukan rapat pimpinan. Jika pernah pun tidak secara resmi, dan itu sangat tidak etis di dalam organisasi.

Jika memang iya Ramdhan sedang mempersiapkan mubes tanpa sepengetahuan pimpinan cabang untuk apa? Saya kira muslub jalan terbaik untuk mengakhiri kepengurusan HMKI tahun ini yang di pimpin oleh Ramdhan.

Perihal SK Kepengurusan harusnya itu didiskusikan terlebih dahulu dengan ketua-ketua cabang. Yang mana, dalam struktur kepengurusan HMKI terdapat delegadi dari cabang. Artinya setiap anak butuh restu dari orang tuanya. Begitupun dengan pengurus HMKI yang butuh izin dari cabang.

Apa artinya HMKI jika cabang tidak percaya lagi kepada HMKI? HMKI kan dibentuk oleh cabang, seharusnya HMKI siap mengumpulkan segala keputusan dari cabang. Bukan keras kepala dengan keputusan Ramdhan sendiri. Kalo sudah begini HMKI dibawah pimpinna Ramdhan tidak lagi berazazkan pancasila sila ke 4 yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan” . Artinya tidak adalagi demokrasi dalam tubuh HMKI sejak Ramdhan menjabat. Hal itu juga menunjukna bahwa Ramdhan adalah seorang diktator!

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

Pontianak dalam Peta Kolonial Awal Abad ke-19 hingga Tahun 1895

Foto: Budayawan Kalimantan Barat, Syafaruddin Daeng Usman (kanan, berdiri) dan dosen Arsitek Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Emiliya Kalsum (kiri, duduk) di seminar budaya di Gedung Theater II Kompleks Rektorat Untan di Pontianak, Sabtu, 4 Juli 2026. (Foto: Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Sejarah sebuah kota tidak hanya tersimpan dalam arsip dan naskah kuno namun juga...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes