NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Aparat akan Tindak Tegas Ormas Pemalak THR

Table of Content

Saatnya Pemerintah dan Aparat Bertindak Tegas ke Ormas yang Menggangu Dunia Usaha dan Iklim Investasi di Indonesia

JAKARTA, Newsantara.co – Aksi pemerasan berkedok organisasi masyarakat (ormas) kembali mencuat menjelang Hari Raya Idulfitri. Sejumlah oknum ormas dilaporkan memaksa pelaku usaha memberikan Tunjangan Hari Raya (THR), memicu keresahan di kalangan pengusaha, merusak kemajuan usaha dan menghambat iklim investasi di Indonesia.

Polri menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan premanisme yang merugikan dunia usaha. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tegas ormas yang melakukan pemerasan.

“Polri akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan nama ormas untuk melakukan pemerasan atau pungutan liar yang merugikan pelaku usaha dan menghambat investasi,” kata Trunoyudo, Sabtu (15/3).

Polri Buka Layanan Aduan Ormas Pemeras

Untuk melindungi pengusaha, Polri mengimbau agar setiap kasus pemerasan oleh ormas segera dilaporkan melalui hotline 110 atau ke kantor polisi terdekat. Selain menindak secara hukum, Polri juga melakukan langkah pencegahan melalui sosialisasi dan pembinaan, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencegah penyalahgunaan atribut ormas demi kepentingan pribadi.

“Kami berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif. Pelaku industri tidak perlu takut melaporkan ancaman atau intimidasi dari oknum yang meresahkan,” tegas Trunoyudo.

Pengusaha Desak Pemerintah Tegas Atasi Pemalakan Ormas

Pelaku industri menyambut baik langkah tegas Polri dan berharap pemerintah lebih aktif menangani aksi pemerasan berkedok ormas. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menegaskan perlunya ketegasan dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Isu ormas meminta THR kepada pengusaha harus ditangani secara serius. Negara harus hadir melindungi dunia usaha dari gangguan semacam ini,” ujar Sarman di Jakarta, Senin (17/3).

Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy PT Chandra Asri Pacific Tbk., Edi Rivai, juga mengungkapkan bahwa aksi oknum ormas mengganggu operasional pabrik di beberapa wilayah. Menurutnya, kepastian hukum sangat penting bagi kelancaran usaha dan menarik minat investor.

“Kami memerlukan perlindungan hukum yang jelas agar kegiatan operasional berjalan tanpa gangguan. Koordinasi dengan kepolisian menjadi langkah penting untuk menertibkan aksi pemalakan ini,” kata Edi dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (15/3).

Edi menambahkan bahwa pelaku industri selalu berusaha memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar tanpa perlu ada paksaan dari pihak mana pun. Menurutnya, aksi ormas yang meminta THR secara paksa harus dihentikan untuk menjaga stabilitas dan kelancaran investasi di Indonesia.

Polri dan Pengusaha Bersinergi Jaga Iklim Investasi

Polri berkomitmen memperkuat sinergi dengan dunia usaha demi memastikan iklim investasi tetap kondusif dan bebas dari gangguan premanisme. Langkah tegas terhadap oknum ormas diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pengusaha serta meningkatkan kepercayaan investor di Indonesia.

Masyarakat dan pelaku usaha didorong untuk berani melapor jika mengalami intimidasi atau pemerasan oleh pihak yang mengatasnamakan ormas, guna menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif. (Red.)

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes