NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Komdigi Batasi Promo Gratis Ongkir di e-Commerce

Table of Content

Dikhawatirkan Berakibatkan Turunnya Penjualan Online di Indonesia

JAKARTA, Newsantara.co – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menerbitkan Peraturan Menteri No. 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial, yang membatasi promo diskon ongkos kirim (ongkir) oleh perusahaan kurir maksimal tiga hari dalam sebulan. Namun, kebijakan ini tidak melarang e-commerce memberikan subsidi gratis ongkir sebagai bagian dari promosi.

Edwin Hidayat Abdullah, Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, menegaskan, aturan ini hanya mengatur potongan harga yang diberikan langsung oleh kurir di aplikasi atau loket mereka.

Kami tidak membatasi promo gratis ongkir dari e-commerce. Yang kami atur adalah diskon ongkir di bawah biaya pokok layanan oleh kurir, agar industri logistik tetap sehat,” jelas Edwin dalam keterangan tertulis, Jumat (16/5) lalu.

Dampak Diskon Berlebihan pada Kurir

Komdigi khawatir, diskon besar-besaran yang menekan tarif di bawah biaya operasional akan merugikan perusahaan kurir dan mengurangi kesejahteraan pekerja.
“Jika kurir dibayar terlalu rendah, layanan bisa turun kualitasnya. Kami ingin menjamin penghasilan layak bagi para kurir,” tambah Edwin.

E-commerce Tetap Bisa Beri Gratis Ongkir

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menyatakan, 70-80% transaksi online di Indonesia memanfaatkan gratis ongkir dari subsidi e-commerce atau penjual.
“Permen ini tidak melarang promo gratis ongkir selama dananya berasal dari pihak ketiga, seperti marketplace atau payment gateway,” tegas Budi Primawan, Sekjen idEA, Senin (19/5).

Namun, idEA meminta kejelasan teknis agar pelaku usaha tidak salah tafsir. “Gratis ongkir masih jadi daya tarik utama belanja online, terutama saat hari besar. Regulasi harus transparan agar tidak timbul ketidakpastian,” ujar Budi.

Tujuan Utama: Ekosistem Logistik yang Adil

Permen ini dirancang untuk menyeimbangkan persaingan usaha sekaligus melindungi pekerja kurir. Komdigi menegaskan, kebijakan ini bukan membatasi konsumen, tetapi memastikan keberlanjutan industri logistik digital. (Red.)

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

Pontianak dalam Peta Kolonial Awal Abad ke-19 hingga Tahun 1895

Foto: Budayawan Kalimantan Barat, Syafaruddin Daeng Usman (kanan, berdiri) dan dosen Arsitek Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Emiliya Kalsum (kiri, duduk) di seminar budaya di Gedung Theater II Kompleks Rektorat Untan di Pontianak, Sabtu, 4 Juli 2026. (Foto: Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Sejarah sebuah kota tidak hanya tersimpan dalam arsip dan naskah kuno namun juga...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes