NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Gugat Pembangunan Pabrik Semen, Ratusan Massa Kepung PemProv Jateng

Table of Content

SEMARANG — Gejolak perihal kebijakan Pembangunan Pabrik Semen Indonesia di Kabupaten Rembang kian berlanjut. Penolakan yang dilakukan masyarakat Tak hanya datang dari penduduk lokal yang terkena dampak langsung atas pembangunan pabrik tersebut. Namun, dari berbagai kalangan baik Mahasiswa maupun LSM turut serta dalam melakukan advokasi itu.

Pasalnya, keputusan Mahkamah Agung (MA) atas status hukum pembangunan yang tak dapat dilanjutkan menyulut berbagai pihak. Pada tahun 2012 silam, SK Gubernur Jawa Tengah No. 660/17/2012 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan dan Pembangunan Pabrik Semen, Masyarakat berhasil memenangkan gugatan atas Pemprov Jateng dan Pabrik Semen Gresik melalui PTUN di pengadilan Semarang dan Surabaya yang pada akhirnya MA mengabulkan semua gugatan Masyarakat dan SK Gubernur yang mengatur tentang perizinan tersebut batal demi hukum.

Hari ini (Senin, 16/1) ratusan masa Gabungan yang terdiri dari aliansi mahasiswa Jateng yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Pembela Kendeng (GMPK) dan masyarakat Kendeng menggelar aksi penolakan Pembangunan Pabrik Semen Indonesia di depan kantor pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal itu dilakukan karena surat keputusan Gubernur Jawa Tengah. Melalui SK Gubernur Jawa Tengah No. 660.1/30/2016 tentang Izin Lingkungan Penambangan Bahan Baku Semen dan Pembangunan serta Pengoperasian Pabrik Semen PT. Semen Indonesia Tbk. di Kabupaten Rembang. Aliansi Mahasiswa Jawa Tengah dan Perwakilan Masyrakat Kendeng yang tergabung dalam GMPK menganggap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak mengindahkan keputusan MA.

Dalam Releas yang diterima tim newsatara.co disebutkan bahwa Ganjar menganggap angin lalu saja putusan MA itu. Sehingga Gerakan Mahasiswa Pembela Kendeng (GMPK) menuntut Gubernur Jawa Tengah untuk melaksankan putusan MA yang sudah mengabulkan gugatan masyarakat.

“Pak Ganjar harus mencabut izin Pabrik Semen karena MA sudah memberi keputusan izin lingkungan” pungkas Ikhwanudin Bukhori selaku Koorlap aksi tersebut setelah dihibungi melalui telfon (senin, 16/1).

“Jika hal itu tak diindahkan maka kami akan menggelar Aksi Masa yang lebih besar” tutupnya. (Tan)

news

news@newsantara.co

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

Pontianak dalam Peta Kolonial Awal Abad ke-19 hingga Tahun 1895

Foto: Budayawan Kalimantan Barat, Syafaruddin Daeng Usman (kanan, berdiri) dan dosen Arsitek Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Emiliya Kalsum (kiri, duduk) di seminar budaya di Gedung Theater II Kompleks Rektorat Untan di Pontianak, Sabtu, 4 Juli 2026. (Foto: Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Sejarah sebuah kota tidak hanya tersimpan dalam arsip dan naskah kuno namun juga...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes