Headlines

Banjir di Barito Utara Rendam 43 Desa, Ribuan Warga Mengungsi

MUARA TEWEH, Newsantara.co – Banjir melanda 43 desa di sembilan kecamatan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akibat meluapnya Sungai Barito dan anak sungainya. Ketinggian air mencapai 15 cm hingga lebih dari 2 meter, menggenangi permukiman, sekolah, tempat ibadah, dan gedung pemerintahan.

BPBD Barito Utara mencatat ribuan warga terdampak, meski belum ada laporan korban jiwa.

Kami telah mengerahkan tim untuk evakuasi dan mendistribusikan bantuan darurat,” tegas Rizali Hadi, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD setempat, Minggu (21/4).

Daerah Terparah
Kecamatan Lahei Barat menjadi wilayah terdampak terbesar, dengan 11 desa terendam dan 7.626 jiwa mengungsi. Sementara di Kecamatan Montallat, banjir merusak 36 tempat ibadah, 30 sekolah, dan 17 jembatan.

BPBD terus memantau perkembangan dan mengimbau warga waspada terhadap kenaikan debit air, terutama di daerah yang masih diguyur hujan.

Daftar Kecamatan Terdampak:

  • Lahei Barat (11 desa)
  • Lahei (13 desa)
  • Teweh Tengah (4 desa/kelurahan)
  • Teweh Baru (7 desa)
  • Montallat (10 desa)

Banjir diperkirakan masih berpotensi meluas seiring intensitas hujan yang tinggi. (Red.)