Headlines

BRIN dan Kemenhut Luncurkan Ekspedisi Biodiversitas 2025 di Taman Nasional Betung Kerihun

Perjalanan Ekspedisi Berjalan hingga 2027, Diharapkan Dapat Temukan Spesies Baru di Kalimantan Barat

JAKARTA, Newsantara.co – Badan Riset dan Invasi Nasional (BRIN) mengalokasikan fokus utama ekspedisi biodiversitasnya untuk tiga tahun ke depan pada dua kawasan konservasi di Kalimantan Barat. BRIN menargetkan penemuan sejumlah besar spesies flora, fauna, dan mikroorganisme baru dari Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum pada periode 2025 hingga 2027.

Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN, Andes Hamuraby Rozak, menyatakan bahwa pemilihan kedua lokasi tersebut berdasarkan analisis mendalam.

Peta distribusi penemuan spesies baru dari 2010-2019 menunjukkan bahwa kawasan TN Betung Kerihun dan Danau Sentarum masih sangat rendah. Ini justru membuat kami yakin daerah ini adalah ‘surga’ spesies baru yang belum terungkap,” jelas Andes dalam sebuah peluncuran buku di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Ekspedisi kolaboratif ini BRIN lakukan bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) selaku pengelola dan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Fokusnya tidak hanya pada pendataan, tetapi juga pada misi membina talenta muda peneliti biodiversitas Indonesia.

Selain di Kalimantan, BRIN juga merencanakan ekspedisi terestrial di kawasan Tambling Wildlife Nature Conservation (TNWB), Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Sumatera. Untuk periode jangka panjang 2028-2030, rencana ekspedisi akan bergeser ke Taman Nasional Aketajawe-Lolobata di Maluku.

Sebelum rencana ini, kolaborasi serupa telah membuahkan hasil nyata. Hingga pertengahan 2024, BRIN bersama mitra telah berhasil mengidentifikasi dan mengonfirmasi 19 spesies baru tumbuhan dan satwa liar yang sebelumnya belum dikenal ilmu pengetahuan.