Tercatat 60 Guguran Lava dan 121 Gempa Vulkanik dalam 24 Jam
YOGYAKARTA, Newsantara.co – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Dalam 24 jam terakhir hingga Senin (28/4), gunung ini memuntahkan 60 guguran lava dan mengalami 121 kali gempa guguran.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, lava mengalir ke arah barat daya. Lava mengalir melalui Kali Bebeng, Krasak, dan Putih, dengan jarak luncur maksimal 1.900 meter. Selain itu, tercatat 125 gempa hybrid/fase banyak, mengindikasikan terus berlangsungnya suplai magma.
Status Siaga III Tetap Berlaku
Gunung Merapi masih berstatus Level III (Siaga). Potensi bahaya meliputi:
- Awan panas & guguran lava di sektor selatan-barat daya (Sungai Boyong 5 km, Bedog/Krasak/Bebeng 7 km).
- Sektor tenggara (Sungai Woro 3 km, Gendol 5 km).
Peringatan untuk Masyarakat
BPPTKG mengimbau warga:
- Jauhi zona bahaya dan waspadai ancaman lahar serta awan panas.
- Antisipasi abu vulkanik jika terjadi erupsi.
Cuaca di sekitar Merapi cerah hingga mendung, dengan asap kawah putih tipis terlihat setinggi 10-50 meter. Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas. (Red.)