Headlines

Oposisi Netanyahu Sebut Strategi IDF di Gaza Sudah Gagal

TEL AVIV, Newsantara.co — Yair Lapid, pemimpin oposisi Israel, mengecam keras strategi perang di Gaza yang dinilainya telah “gagal total dan mandek”. Dalam pernyataan tegasnya, Lapid mendesak pemerintah segera menghentikan konflik, memprioritaskan repatriasi sandera, dan beralih ke pendekatan baru.

Perang ini sudah jalan buntu. Kita hanya menjadikan tentara Israel sebagai target serangan tanpa hasil jelas,” tegas Lapid, merujuk pada insiden kematian 7 tentara Israel di Khan Younis akibat penyergapan Brigade Al-Qassam.

Lapid mengusulkan solusi konkret:

  1. Libatkan Mesir untuk mengelola Gaza pasca-perang, sementara pasukan Israel berfokus pada pengamanan perbatasan.
  2. Ganti strategi militer dari serangan frontal ke taktik cerdas untuk melumpuhkan Hamas, tanpa membebani tentara.
  3. Segera capai kesepakatan gencatan senjata untuk mengamankan kepulangan sandera.

Kritik Tajam ke Netanyahu:
Lapid menuding pemerintah tak memiliki rencana jelas. “Tidak ada yang paham apa tujuan akhir kita di Gaza. Sudah waktunya berubah,” ujarnya.

Tekanan politik terhadap PM Netanyahu kian memanas seiring meningkatnya korban jiwa dan ketiadaan kemenangan strategis. Usulan Lapid ini berpotensi mendapat dukungan publik, terutama dari keluarga sandera dan kelompok anti-perang.