Kebakaran Hutan Meluas di California Wilayah Barat AS, Sementara Banjir Bandang Tewaskan Puluhan di Texas, Wilayah Selatan AS
WASHINGTON, Newsantara.co – Amerika Serikat (AS) dilanda dua bencana alam sekaligus dalam beberapa hari terakhir. Di California, kebakaran hutan terbesar tahun ini, Kebakaran Madre, telah menghanguskan lebih dari 70.800 hektar, sementara Texas berduka setelah banjir bandang menewaskan 24 orang dan puluhan lainnya, termasuk anak-anak, masih hilang.
Kebakaran Madre Tak Terkendali, Ribuan Dievakuasi
Kebakaran hutan di San Luis Obispo County, California, yang bermula Rabu (2/7/2025), terus meluas akibat cuaca kering dan angin kencang.
Hanya 10% dari total area yang berhasil dikendalikan, sementara lebih dari 200 warga terpaksa mengungsi.
Cal Fire pada Jumat (4/7/2025) sore melaporkan satu bangunan hancur dan 50 struktur lain terancam. Sebanyak 600 petugas gabungan dikerahkan untuk memadamkan api, yang kini tiga kali lebih luas dibanding Kebakaran Palisades awal tahun lalu.
Banjir Bandang Texas: 20 Anak Masih Hilang, Evakuasi Darurat Dilakukan
Sementara itu, Texas Hill Country pada Kamis (3/7/2025), dilanda banjir bandang setelah hujan 10 inci (25 cm) dalam semalam meluapkan Sungai Guadalupe. 24 korban jiwa telah dikonfirmasi, sementara 20 anak perempuan dari Camp Mystic belum ditemukan.
Tim penyelamat menggunakan 14 helikopter dan 12 drone untuk mengevakuasi 237 orang, termasuk 167 orang yang diselamatkan via udara. “Kami tidak akan berhenti mencari,” tegas Sheriff Kerr County Larry Leitha, Jumat (4/7/2025).
Kisah Penyintas dan Sistem Peringatan yang Gagal
Elinor Lester (13), salah satu korban selamat, menggambarkan kepanikan saat air banjir mencapai lutut sebelum dievakuasi helikopter. “Perkemahan hancur total,” ujarnya.
Banyak warga mengeluh tidak menerima peringatan dini. Matthew Stone (44) dari Kerrville menyebut banjir datang seperti “dinding hitam kematian” tanpa peringatan. Hakim Rob Kelly mengakui lemahnya sistem peringatan di daerah yang dikenal sebagai “flash flood alley” ini.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Pemadaman kebakaran di California masih berlangsung dengan risiko meluas akibat cuaca ekstrem. Sementara di Texas, pencarian korban hilang terus intensif dilakukan, meski arus deras menyulitkan operasi.
“Kami berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin orang,” tegas Wakil Gubernur Texas Dan Patrick.
Kedua bencana ini menjadi ujian besar bagi otoritas setempat, dengan potensi korban dan kerusakan yang masih bisa bertambah.