AHY: Game Changer untuk Ekonomi Jawa
JAKARTA, Newsantara.co – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan perpanjangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hingga Surabaya. Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa.
“Presiden Prabowo memberikan arahan jelas: kereta cepat Jakarta-Bandung harus diperpanjang ke Surabaya. Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan lompatan besar dalam integrasi transportasi Jawa,” tegas AHY dalam pembukaan RailwayTech di JI Expo, Selasa (29/7/2025).
AHY menekankan, proyek ini akan mempercepat mobilitas, mengurangi waktu tempuh, dan mendorong efisiensi logistik dengan menghubungkan pusat industri, kota-kota besar, dan pelabuhan di Jawa. “Dengan pembelajaran dari KCJB, kami akan memastikan investasi tepat guna agar Bandung-Surabaya menjadi game changer ekonomi,” ujarnya.
Langkah Konkret: Satgas, Revisi Regulasi, dan Koordinasi Lintas Kementerian
Untuk mempercepat realisasi, AHY mengungkapkan sejumlah tindak lanjut:
- Pembentukan Satgas Kereta Cepat untuk mengawasi perkembangan proyek.
- Revisi Perpres No. 93/2021 dan penguatan mandat Komite Kereta Cepat mencakup rute baru.
- Percepatan RUU Sistem Transportasi Nasional (Sistranas) oleh Kemenhub.
- Identifikasi insentif fiskal oleh Kemenkeu dan penataan trase oleh Kementerian ATR/BPN.
Proyek ini juga melibatkan 18 kementerian/lembaga, termasuk Kementerian BUMN yang akan menyiapkan regulasi pendukung investasi. “Visi ini akan mengubah peta transportasi Indonesia. Jawa akan terhubung lebih cepat, lebih hijau, dan lebih efisien,” pungkas AHY.
Dampak Strategis: Efisiensi Logistik & Pertumbuhan Ekonomi
Perpanjangan kereta cepat ke Surabaya diprediksi akan:
✔ Memangkas waktu perjalanan Jakarta-Surabaya secara signifikan.
✔ Meningkatkan daya saing industri dan logistik di koridor Jawa.
✔ Memperkuat integrasi wilayah melalui transportasi massal berkelanjutan.