GAZA, Newsantara.co – Tragedi kemanusiaan di Gaza kian memilukan. Data terbaru dari UNRWA hingga pertengahan Agustus 2025 ini, menunjukkan 251 warga tewas akibat kelaparan dan malnutrisi, termasuk 110 anak-anak. Tujuh korban terbaru dilaporkan dalam 24 jam terakhir, dua di antaranya balita.
Blokade ketat Israel sejak 2 Maret memutus pasokan makanan dan obat-obatan, memicu bencana kelaparan massal. UNRWA mencatat kasus malnutrisi pada balita melonjak dua kali lipat sejak Maret hingga Juni.
WHO menyebut 1 dari 5 anak Gaza mengalami gizi buruk akut. Sementara total korban tewas sejak agresi Oktober 2023 mencapai 61.897 orang, dengan 155.660 luka-luka. Ribuan lainnya masih terperangkap di reruntuhan, tak terselamatkan.
Krisis ini disebut sebagai yang terparah dalam sejarah Gaza, dengan respons internasional dinilai terlalu lambat.