Headlines

Polisi Amankan 312 Orang Usai Demo Penolakan Kenaikan Gaji DPR Berubah Ricuh

JAKARTA, Newsantara.co — Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR berakhir ricuh di sekitar Gedung Parlemen, Senin (25/8/2025). Kepolisian Polda Metro Jaya akhirnya mengamankan 312 pengunjuk rasa setelah aksi yang berlangsung sejak siang hingga malam hari itu dinilai anarkis dan mengabaikan imbauan untuk membubarkan diri.

Petugas memisahkan para pendemo berdasarkan kategori usia dalam proses pendataan awal. Dari total 312 orang, sebanyak 205 di antaranya merupakan pelajar di bawah umur. Sementara itu, 107 lainnya merupakan mahasiswa dan masyarakat umum.

Kepolisian membawa seluruh peserta aksi menggunakan dua kendaraan taktis ke Polda Metro Jaya untuk proses klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan menindaklanjuti pendemo dewasa dengan proses hukum sesuai regulasi yang berlaku.

Terhadap pelajar di bawah umur, kami akan berikan pembinaan dan peringatan terlebih dahulu sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga atau sekolah,” jelas juru bicara kepolisian seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Direktur Reskrimum Kombes Wira Satya Triputra masih melakukan evaluasi mendalam terkait pengamanan operasi ini. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa mengganggu ketertiban umum dan merusak fasilitas publik.

Dengan langkah ini, kepolisian menegaskan komitmennya untuk melindungi hak berpendapat yang tertib sekaligus mencegah potensi kerusuhan yang dapat membahayakan keselamatan bersama.