CARACAS, Newsantara.co – Presiden Nicolas Maduro menyatakan Venezuela siap membalas setiap serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat. Pernyataan tegas ini merupakan respons dari ancaman Presiden Donald Trump yang akan menembak jatuh jet tempur Venezuela.
“Setiap agresi akan dijawab dengan perlawanan seluruh rakyat Venezuela,” tegas Maduro, Sabtu (6/9/2025). Ia menegaskan, meski kini masih berjuang tanpa senjata, negara siap berperang jika diprovokasi.
Ketegangan kedua negara memanas setelah dua jet F-16 Venezuela terbang di atas kapal perang AS di perairan Karibia. Pentagon menyebut manuver itu provokatif, sementara AS mengklaim misinya untuk memerangi narkoba dan geng kriminal.
Maduro juga mendesak Washington menghentikan skema perubahan rezim paksa di Venezuela dan Amerika Latin. “Hormati kedaulatan dan perdamaian kami,” serunya, seraya membuka opsi dialog.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengecam pengerahan 10 jet tempur F-35 AS ke Puerto Riko sebagai ancaman nyata. Menlu AS Marco Rubio membenarkan pengerahan itu dengan dalang memerangi narkoba, namun Gil menyebutnya sebagai “kebohongan terbesar”.