Headlines

BMKG Umumkan Dua Fenomena Gerhana yang Bisa Dilihat Langsung di Indonesia Selama 2025

JAKARTA, Newsantara.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan akan terjadi empat fenomena gerhana sepanjang tahun 2025. Dari empat peristiwa langit tersebut, masyarakat Indonesia hanya dapat menyaksikan dua gerhana bulan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan pihaknya terus memenuhi tugas untuk memberikan informasi tanda waktu dan peristiwa astronomi kepada publik.

Masyarakat dapat menyaksikan kedua gerhana yang teramati di Indonesia ini secara langsung dengan mata telanjang, tanpa memerlukan kacamata khusus,” jelas Dwikorita dalam rilis resminya, Jumat (6/9/2025).

Berikut jadwal lengkap keempat gerhana tersebut:

  1. Gerhana Bulan Total (GBT): 14 Maret 2025
    Hanya fase akhirnya yang terlihat dari sebagian wilayah Indonesia Timur.
  2. Gerhana Matahari Sebagian (GMS): 29 Maret 2025
    Tidak dapat disaksikan dari Indonesia.
  3. Gerhana Bulan Total (GBT): 7 September 2025
    Ini adalah fenomena utama yang bisa dinikmati hampir di seluruh wilayah Indonesia. Proses gerhana yang langka ini diperkirakan berlangsung sangat lama, lebih dari lima jam. Fase totalitasnya akan dimulai pukul 00.30 WIB dan mencapai puncak kegelapan pada pukul 01.11 WIB.
  4. Gerhana Matahari Sebagian (GMS): 21 September 2025
    Tidak dapat disaksikan dari Indonesia.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi resmi melalui situs web dan media sosial mereka untuk mendapatkan panduan pengamatan dan titik terbaik menyaksikan Gerhana Bulan Total September mendatang.