Headlines

BPS: Pertumbuhan Ekonomi 5% Harus Diakselerasi untuk Capai Kesejahteraan

PADANG, Newsantara.co – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten di angka 5% masih belum memadai untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Pernyataan ini ia sampaikan dalam kuliah umum di Universitas Andalas (Unand), Padang, Rabu.

Stabilitas pertumbuhan di level 5% sudah kita jaga, namun itu belum cukup. Kita butuh akselerasi untuk benar-benar sejahtera,” tegas Amalia, Rabu (24/9/2025).

Amalia mengungkapkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,12% pada Triwulan II-2025, mengalami peningkatan dari capaian Triwulan I-2025 sebesar 4,97%. Meski terdorong oleh konsumsi rumah tangga yang solid, investasi yang tumbuh 6,99%, dan ekspor yang melesat 10,67%, ia menilai angka tersebut belum optimal.

Oleh karena itu, Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kini fokus pada langkah-langkah percepatan. Targetnya adalah meningkatkan pendapatan per kapita dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, sebagai batu loncatan menuju status negara berpendapatan tinggi.

Akselerasi pertumbuhan ekonomi mutlak diperlukan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara maju,” pungkas Amalia.