WASHINGTON, Newsantara.co – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menyatakan akan mencegah Israel menganeksasi Tepi Barat. Pernyataan keras ini menegaskan ‘garis merah’ yang ditetapkan oleh negara-negara Arab sebagai syarat untuk gencatan senjata di Gaza.
“Saya tidak akan mengizinkan Israel untuk menganeksasi Tepi Barat. Saya tidak akan mengizinkannya. Itu tidak akan terjadi,” tegas Trump kepada para wartawan di Gedung Putih, Kamis (25/9/2025).
“Sudah cukup. Sekarang saatnya untuk berhenti,” tambahnya seraya mengonfirmasi telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Komitmen ini sebelumnya telah dijanjikan Trump dalam pertemuan tertutup dengan para pemimpin Arab dan Islam, termasuk dari Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Indonesia, di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB. Janji ini menjadi poin kunci dalam rencana perdamaian 21 poin administrasinya yang bertujuan mengakhiri perang Israel-Hamas dan membentuk pemerintahan baru di Gaza.
Meski demikian, laporan Politico mengungkapkan bahwa kesepakatan gencatan senjata masih jauh dari realisasi. Pertemuan Trump dengan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada hari yang sama menyisakan tanda tanya. “Kami hampir mencapai semuanya. Kami ingin memulangkan semua sandera secara bersamaan,” ujar Trump, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Selain pelarangan aneksasi, para pemimpin Arab juga mensyaratkan Israel untuk tidak menduduki Gaza, tidak membangun permukiman baru, menghentikan pelanggaran status quo di Masjid Al-Aqsa, serta meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza secara signifikan.