LOS ANGELES, Newsantara.co – SpaceX mengarahkan jadwal peluncuran misi uji terbang Starship ke-11 mereka untuk pertengahan Oktober. Perusahaan eksplorasi antariksa milik Elon Musk itu secara resmi mengumumkan target peluncuran paling awal pada 13 Oktober 2024.
Menurut jadwal yang dirilis, jendela peluncuran akan terbuka pukul 18.15 waktu Central AS atau setara dengan pukul 06.15 WIB pada tanggal 14 Oktober.
Misi ambisius ini akan menampilkan serangkaian eksperimen kritis untuk memajukan teknologi roket reusable. Fokus utama tertuju pada roket pendorong Super Heavy, yang akan melakukan uji pendaratan lepas pantai di perairan Teluk Meksiko.
Booster ini akan menyalakan 24 mesin Raptornya dalam konfigurasi pembakaran pendaratan baru, yang dirancang khusus untuk misi di masa depan, alih-alih kembali ke landasan peluncuran.
Sementara itu, bagian atas wahana (Starship) akan membawa delapan simulator satelit Starlink generasi terbaru ke lintasan suborbital. Simulator ini dirancang untuk terbakar habis saat kembali memasuki atmosfer.
SpaceX juga secara sengaja melakukan beberapa modifikasi signifikan pada Starship untuk mengumpulkan data berharga. Tim engineering dengan sengaja melepas sebagian pelat pelindung panas guna menguji ketahanan area-area yang rentan terhadap tekanan termal ekstrem selama fase masuk kembali atmosfer.
Misi uji terbang ini akan mencapai puncaknya dengan manuver “dynamic banking” yang spektakuler. Starship akan mereplikasi lintasan untuk kembali ke markas SpaceX (Starbase) di Texas, AS, sebelum akhirnya melakukan pembakaran pendaratan dan menyelesaikan perjalanannya dengan jatuh dengan terkendali di Samudra Hindia.