Pemerintah masih Alokasikan Anggaran Lanjutan untuk Pembangunan IKN
JAKARTA, Newsantara.co – Presiden, Prabowo Subianto, tidak menyebutkan rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam pidato kenegaraannya, Jumat (15/8/2025). Padahal, proyek strategis ini masih tercantum dalam Buku II Nota Keuangan 2026 dengan spesifikasi pembangunan di wilayah Kalimantan, yang mana.alokasi anggarannya kini jauh menurun.
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp6,3 triliun untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Anggaran ini lebih tinggi dari proyeksi APBN 2025 sebesar Rp4,7 triliun, namun turun signifikan dibandingkan alokasi tahun-tahun sebelumnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengonfirmasi angka tersebut setelah memverifikasi dengan stafnya. “Rp6,3 triliun untuk IKN. Kalau tidak salah ya. Nanti kalau salah saya koreksi lagi,” ujarnya dalam Konferensi Pers RAPBN 2026 di Jakarta, Sabtu (17/8/2024).
Berdasarkan Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026, dana tersebut dialokasikan untuk:
- Program Pengembangan Kawasan Strategis: Rp5,71 triliun
- Program Dukungan Manajemen: Rp553 miliar
Turun Drastis Dibanding Tahun Sebelumnya
Total anggaran IKN dalam tiga tahun terakhir (2022-2024) mencapai Rp75,8 triliun, dengan rincian:
- 2022: Rp5,5 triliun
- 2023: Rp27 triliun
- 2024: Rp43,3 triliun
Fokus Prioritas Nasional 2026
Meski IKN tetap mendapat alokasi, RAPBN 2026 lebih menekankan pada delapan program prioritas, antara lain:
- Ketahanan Pangan: Rp164,4 triliun
- Makan Bergizi Gratis: Rp335 triliun
- Pendidikan: Rp757,8 triliun
- Kesehatan: Rp244 triliun
- Percepatan Investasi: Rp530 triliun
Presiden Prabowo Subianto tidak secara khusus menyebut anggaran IKN dalam pidato RUU APBN 2026, menandakan pergeseran fokus pembangunan nasional.
Meski begitu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memastikan proyek infrastruktur seperti perbaikan jalan, pembangunan bandara, dan Istana Wakil Presiden tetap berjalan.
Sementara itu, perayaan HUT RI ke-80 tahun ini hanya digelar di Istana Negara Jakarta, berbeda dengan tahun lalu yang diadakan di dua lokasi: Jakarta dan IKN.