Headlines

Mendagri Larang Pejabat dan Kepala Daerah Gelar Pesta Mewah dan Pergi ke Luar Negeri

JAKARTA, Newsantara.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi menginstruksikan semua kepala daerah dan pejabat daerah untuk menunda seluruh rencana perjalanan luar negeri dan menghindari penyelenggaraan pesta mewah atau hiburan yang bersifat berlebihan.

Instruksi tegas ini dikeluarkan untuk meredam keresahan masyarakat dan menjaga stabilitas sosial nasional, terutama dalam menanggapi meningkatnya demonstrasi dalam sepekan terakhir.

Tito juga menekankan pentingnya kehati-hatian para pejabat daerah dalam menyampaikan pernyataan publik. “Setiap pejabat harus berbicara strictly sesuai dengan Tupoksi-nya untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat memicu gejolak baru,” tegas Tito dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

Ahli Dukung Langkah Empati Pemerintah

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai instruksi Mendagri ini sebagai langkah tepat dan empatik. Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan sensitivitas pemerintah terhadap tekanan ekonomi yang dialami rakyat.

Jika pejabatnya merakyat, tidak pamer kekayaan, dan mampu menjaga perasaan publik, potensi gejolak sosial dapat ditekan,” jelas Iwan.

Iwan sangat mendukung pendekatan empati yang diambil pemerintah, yang dinilainya lebih efektif dibandingkan sekadar mengandalkan pendekatan keamanan. Pola komunikasi pejabat yang bijak, menurutnya, berperan besar sebagai penyejuk yang menciptakan ketenangan di tengah masyarakat.

Pendekatan empati ini lebih andal untuk mencegah eskalasi dan menjaga situasi tetap kondusif,” pungkas Iwan.