Headlines

Israel Gagalkan Kapal “Global Sumud Flotilla”, 223 Aktivis untuk Gaza Ditahan Kapal Dibajak

ISTANBUL, Newsantara.co – Pasukan Israel (IDF) menggagalkan aksi “Global Sumud Flotilla” dengan menyerang dan menahan 223 aktivis di kapal-kapal yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Kamis (2/10/2025). Namun, penyelenggara mengklaim satu kapal berhasil menerobos blokade dan mencapai perairan Palestina.

Komite Internasional untuk Mematahkan Pengepungan di Gaza (ICBSG) melaporkan Angkatan Laut Israel menyerbu setidaknya 19 dari total 50 lebih kapal dalam armada tersebut. Serangan ini terjadi saat kapal-kapal berada sekitar 80 mil laut dari Gaza.

Kami sedang diserang sekarang oleh tentara Israel. Beberapa kapal telah dicegat dan keadaan darurat telah diumumkan,” sebut ICBSG di platform X, Rabu malam (1/10/2025).

Mereka menuduh pasukan Israel menggunakan kekekerasan, termasuk menabrak kapal, menembakkan meriam air, serta memperlakukan para aktivis dengan brutal.

Satu Kapal Klaim Tembus Blokade
Di tengah upaya pengepungan Israel, Global Sumud Flotilla mengumumkan satu kapalnya, Mikeno, berhasil memasuki perairan Palestina. Akun Instagram @humantiproject menyatakan Mikeno merupakan kapal terdekat dengan Gaza dan belum terdaftar sebagai kapal yang berhasil dicegat Israel.

Kantor Luar Negeri Israel membenarkan aksi pencegatannya. Mereka menyatakan para aktivis akan dibawa ke Pelabuhan Ashdod untuk pemeriksaan sebelum bantuan disalurkan ke Gaza.

Armada Global Sumud Flotilla, yang mengangkut 532 warga sipil dari 45 negara termasuk Indonesia, berlayar sejak akhir Agustus untuk menantang blokade Israel yang telah berlangsung hampir 18 tahun. Aksi ini merupakan konvoi laut terbesar menuju Gaza dalam beberapa tahun terakhir.