Headlines

Stimulus Ekonomi Prabowo Tak Tersentuh Kelas Menengah, Jumlahnya Terus Anjlok 17%

JAKARTA, Newsantara.co – Paket stimulus ekonomi 8+4+5 yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto dinilai belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi kelas menengah Indonesia. Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menyoroti penurunan drastis populasi kelompok ini sebagai alarm bagi perekonomian nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Kamrussamad mengungkapkan fakta mencengangkan: jumlah kelas menengah Indonesia anjlok…

Baca Selengkapnya

Berbagai Stimulus Ekonomi 2025, Pemerintahan Prabowo untuk Masyarakat

JAKARTA, Newsantara.co — Pemerintah memberikan lima paket stimulus ekonomi dengan total nilai mencapai Rp24,44 triliun. Pemberian paket stimulus tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun belakangan paket stimulus diskon listrik 50 persen untuk pengguna di bawah 1300 volt ampere dibatalkan, dan digantikan dengan bantuan subsidi lainnya.

Baca Selengkapnya

Setengah Juta Guru Honor Dapat Bantuan Subsidi Upah

565 Ribu Guru Honorer Dapat Bantuan Tunai Rp600 Ribu, Sri Mulyani: Data Sudah Valid! JAKARTA, Newsantara.co – Pemerintah resmi memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 565.000 guru honorer dengan total Rp600.000 per orang. Bantuan ini akan dibayarkan sekaligus sebagai bentuk stimulus ekonomi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan hal ini usai rapat terbatas dengan Presiden…

Baca Selengkapnya

Pemerintah Batalkan Diskon Listrik 50%

Bantuan Stimulus Anggarannya Dialihkan ke Bantuan Subsidi Upah JAKARTA, Newsantara.co — Pemerintah membatalkan rencana pemberian diskon tarif listrik 50% untuk pelanggan 1.300 VA ke bawah pada Juni-Juli 2025. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, proses penganggaran yang lambat menjadi penyebab utama batalnya program ini. “Kami sudah rapat dan menyimpulkan bahwa penganggaran tidak bisa mengejar target…

Baca Selengkapnya

Berbagai Stimulus Digelontorkan, Genjot Daya Beli yang Turun

JAKARTA, Newsantara.co – Pemerintah memperluas paket stimulus fiskal untuk mendongkrak daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga. Langkah ini diambil setelah pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025 melambat menjadi 4,87% (yoy), didorong oleh konsumsi rumah tangga yang stagnan di angka 4,89% (yoy). Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, menyatakan stimulus ini mencakup: “Kebijakan ini akan meningkatkan konsumsi…

Baca Selengkapnya