JAKARTA, Newsantara.co – Enam kontraktor migas besar berhasil melampaui target lifting (produksi minyak dan gas) hingga Mei 2025, sementara lima lainnya, termasuk anak usaha Pertamina, masih di bawah target.
Berdasarkan laporan SKK Migas, keenam kontraktor yang berkinerja positif adalah:
- BP Berau Ltd (103,5% dari target, 304 ribu barel/hari)
- ExxonMobil Cepu Ltd (112%, 152 ribu barel/hari)
- Medco E&P Grissik Ltd (101%, 101 ribu barel/hari)
- Pertamina Hulu Mahakam (109,5%, 95 ribu barel/hari)
- Eni East Sepinggan Ltd (100%, 72 ribu barel/hari)
- Husky-CNOOC Madura Ltd (102%, 42 ribu barel/hari)
Sementara itu, lima kontraktor yang belum memenuhi target meliputi Pertamina EP, Pertamina Hulu Rokan, Petrochina Jabung, Medco Natuna, dan PC Ketapang II.
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, mengungkapkan bahwa total lifting nasional hingga Mei 2025 mencapai 96,6% dari target APBN. Produksi minyak menyentuh 94%, sementara gas mencapai 98%.
“Diproyeksikan, lifting minyak akan capai 605.000 barel/hari (100% target) di akhir 2025, sedangkan gas diperkirakan 98,5%,” jelas Djoko.
Untuk 2026, produksi minyak diperkirakan stabil di kisaran 600.000–610.000 barel/hari.
Optimisme & Tantangan
Pencapaian ini menunjukkan peningkatan kinerja sektor hulu migas, meski masih ada pekerjaan rumah bagi kontraktor yang tertinggal, khususnya Pertamina.