JAKARTA, Newsantara.co – Partai NasDem dan Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mencopot empat anggota DPR RI dari jabatan mereka, efektif Senin, 1 September 2025. Tindakan tegas ini menyusul konten dan pernyataan keempat politisi yang dinilai memicu amarah massa dan aksi demonstrasi berkepanjangan.
Dari Fraksi NasDem, Ketua Umum Surya Paloh menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach. Sementara dari Fraksi PAN, Ketum Zulkifli Hasan memberhentikan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya).
Dalam siaran pers resmi, NasDem menyatakan pernyataan kedua kadernya telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat. Keputusan ini merupakan bentuk disiplin partai atas penyimpangan yang terjadi.
Aksi penjebolan kediaman Ahmad Sahroni oleh massa menjadi puncak kemarahan publik. Sahroni sebelumnya memberikan komentar pedas yang memicu protes warganet terhadap kinerja DPR.
Meski sempat menyatakan dukungannya untuk evaluasi tunjangan DPR dan akan mengembalikan gajinya kepada masyarakat, langkah non-aktif dari partai tetap berlaku.
Di sisi lain, PAN melalui Sekjen Viva Yoga Mauladi menegaskan komitmen partainya untuk menjaga kehormatan dan integritas wakil rakyat. Partai meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayai proses penyelesaian oleh pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
Keputusan dua partai koalisi pemerintah ini dinilai sebagai respons cepat untuk meredakan ketegangan nasional dan mengembalikan kepercayaan publik.