AS Veto Kembali Resolusi DK PBB untuk Gencatan Senjata di Gaza, 14 Negara Lain Setuju

NEW YORK, Newsantara.co – Amerika Serikat (AS) kembali menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) yang mendesak dihentikannya segera konflik di Gaza. Keputusan ini menandai kali kedua dalam beberapa bulan terakhir Washington membatalkan seruan gencatan senjata.

Dalam pemungutan suara yang digelar pada Kamis (18/9/2025), seluruh 14 anggota lainnya DK PBB menyetujui resolusi tersebut. Dokumen yang diusulkan oleh sepuluh anggota tidak tetap dewan itu menuntut “gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen di Gaza” serta pembebasan tanpa syarat semua sandera yang masih ditahan Hamas.

Resolusi yang digagalkan juga mendesak Israel untuk membuka akses bantuan kemanusiaan secara penuh dan memastikan distribusinya yang lancar kepada warga sipil di Gaza yang terdampak krisis.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres langsung menyatakan kekecewaannya yang mendalam atas gagalnya resolusi ini. Guterres menegaskan bahwa komunitas internasional harus terus mendorong penghentian perang yang telah menimbulkan korban jiwa sipil yang besar.

Update Terkini: Veto AS ini memicu reaksi internasional yang luas dan memperdalam isolasi diplomatik Washington dalam isu Palestina. Para ahli menilai langkah ini konsisten dengan kebijakan luar negeri AS yang tetap memberikan dukungan militer dan politik penuh kepada Israel.