Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Ancam Indonesia Timur
JAKARTA, Newsantara.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terhadap dampak tidak langsung Siklon Tropis Bualoi yang memicu potensi hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah provinsi di Indonesia bagian timur.
Meskipun pusat siklon yang terbentuk di Laut Filipina ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sirkulasinya tetap mempengaruhi kondisi cuaca di kawasan timur Nusantara. Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramadhani, memaparkan bahwa Siklon Bualoi terpantau memiliki kecepatan angin maksimum 83 km/jam dan diprakirakan semakin intensif.
“Dalam 24 jam ke depan, Siklon Bualoi berpotensi meningkat menjadi kategori 2 sambil bergerak ke arah barat-barat laut, menjauhi Indonesia. Namun, dampak tidak langsungnya tetap harus diwaspadai,” jelas Andri di Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Wilayah yang Berpotensi Terdampak
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi pada periode 24-25 September 2025 di:
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Maluku Utara
- Papua
- Papua Barat
- Papua Barat Daya
Peringatan Gelombang Tinggi untuk Pelayaran
Badan meteorologi itu juga mengingatkan masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut akan potensi gelombang tinggi:
- 1,25 – 2,5 meter: Berpeluang terjadi di Perairan Morotai, Halmahera Timur, Raja Ampat, Laut Banda, hingga Samudra Pasifik utara Maluku-Papua Barat Daya.
- 2,5 – 4 meter: Berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua. Kondisi ini sangat berbahaya bagi kapal berukuran kecil dan nelayan tradisional.
BMKG mengimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan operator pelayaran, untuk senantiasa memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG untuk menjamin keselamatan beraktivitas di laut.