Trump Alami Pembengkakan Kaki, Didiagnosis CVI
WASHINGTON, Newsantara.co – Presiden AS Donald Trump menjalani pemeriksaan medis darurat setelah mengalami pembengkakan di pergelangan kaki. Foto yang beredar menunjukkan Trump menutupi tangan kanannya dengan bedak saat konferensi pers 15 Juli 2025, diduga untuk menyamarkan memar dan pembengkakan di kaki.
Tim medis Gedung Putih mendiagnosis Trump menderita Insufisiensi Vena Kronis (CVI), kondisi di mana pembuluh darah kaki kesulitan mengalirkan darah kembali ke jantung.
“Presiden Trump mengalami pembengkakan ringan di kaki belakangan ini. Sebagai tindakan preventif, kami melakukan evaluasi medis lengkap,” jelas Karoline Leavitt, juru bicara Trump, Sabtu (19/7/2025).
Pemeriksaan meliputi USG Doppler dan ekokardiogram, yang menunjukkan fungsi jantungnya normal. Meski demikian, CVI dapat menyebabkan varises, kram, hingga luka jika tidak ditangani.
Faktor Risiko & Penanganan CVI
Ahli bedah Sherry Scovell dari Massachusetts General Hospital menyatakan, CVI sering dipicu oleh:
- Obesitas
- Hipertensi
- Kebiasaan duduk/berdiri lama
- Kurang olahraga
Penanganan standar meliputi:
✔ Penggunaan stoking kompresi
✔ Mengangkat kaki saat istirahat
✔ Olahraga teratur
✔ Operasi (untuk kasus parah)
Kontroversi Kesehatan Trump
Kesehatan Trump kerap jadi sorotan, terutama karena kebiasaannya mengonsumsi fast food. Pihaknya menegaskan kondisi fisiknya tetap prima, meski muncul kekhawatiran terkait usia dan stamina di tengah persiapan Pemilu 2024.
“Memar di tangan Presiden disebabkan oleh iritasi jaringan lunak akibat sering berjabat tangan dan konsumsi aspirin pencegah penyakit jantung,” tambah Leavitt.
Sebagai presiden tertua kedua setelah Joe Biden (81 tahun), kondisi Trump kembali memicu debat tentang usia dan kapabilitas pemimpin.
Apa Itu CVI?
CVI adalah gangguan aliran darah vena yang umum dialami lansia. Gejalanya meliputi:
- Kaki bengkak
- Nyeri setelah duduk/berdiri lama
- Kulit kaki menggelap
Tanpa perawatan, CVI bisa memicu komplikasi serius seperti ulkus vena.
Analisis Ahli:
Scovell menekankan, “CVI tidak mengancam nyawa, tetapi mengurangi kenyamanan hidup. Deteksi dini penting untuk mencegah memburuknya kondisi.”
Dampak Politik?
Diagnosis ini berpotensi memengaruhi elektabilitas Trump, meski tim kampanyenya bersikeras bahwa kesehatan tidak akan mengganggu kinerjanya. Dalam update informasi terakhir Trump telah keluar dari perawatan medis beraktivitas normal dan menggunakan stoking kompresi sebagai terapi harian.