Headlines

BNPB Pimpin Gotong Royong Perbaiki Infrastruktur Rusak Pascabanjir Bali

JAKARTA, Newsantara.co – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memimpin aksi gotong royong pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan pasca banjir yang melanda Bali. Koordinasi lintas kementerian telah bergerak cepat untuk menangani kerusakan fasilitas umum dan rumah warga.

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan semua pihak telah turun sesuai tugas pokoknya. “Semua kementerian-lembaga sudah bergerak bersama pemda untuk mempercepat perbaikan,” tegas Suharyanto dalam keterangan resminya, Jumat (12/9/2025).

Menteri Sosial Saefullah Yusuf rencananya akan meninjau langsung lokasi bencana hari ini untuk memastikan terpenuhinya layanan dasar pengungsi, termasuk dapur umum dan distribusi logistik.

Pembagian Tugas Pemulihan Berjalan Terstruktur

BNPB mengkoordinir penanganan berdasarkan mandat Undang-Undang. Kementerian PUPR akan fokus memperbaiki infrastruktur besar seperti jalan dan jembatan yang rusak, dengan dukungan personel TNI/Polri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menangani kerusakan sekolah, sementara Kementerian Agama memperbaiki sarana ibadah.

Data Kerusakan dan Korban Jiwa

Data sementara tim gabungan di lapangan mencatat sedikitnya 474 unit kios dan ruko terdampak banjir. Korban jiwa dilaporkan sebanyak 16 orang meninggal, 1 orang hilang, dan 562 warga harus mengungsi.

BNPB telah menyalurkan bantuan logistik darurat, termasuk tenda keluarga, paket sembako, selimut, hingga pompa air dan perahu karet untuk mendukung proses evakuasi dan keberlangsungan hidup para pengungsi.

Bencana hidrometeorologi basah ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat ekstrem, mencapai 385 mm dalam 24 jam, yang dipengaruhi oleh gangguan gelombang ekuatorial Rossby.