JAKARTA, Newsantara.co – Italia dan Spanyol secara resmi mengerahkan kapal perang jenis fregat untuk mengawal dan melindungi Armada Global Sumud Flotilla (GSF) yang mengangkut bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Langkah ini diambil sebagai respons atas serangan drone yang dialami armada relawan di perairan internasional.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengumumkan langsung komitmennya di New York. “Kami menuntut hukum internasional ditegakkan. Besok, Angkatan Laut Spanyol akan mengirimkan kapal dari Cartagena dengan segala sumber daya untuk memastikan keamanan armada dan bersiap melakukan operasi penyelamatan jika diperlukan,” tegas Sanchez, seperti dilaporkan Al Jazeera.
Pernyataan serupa disampaikan Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani. Pemerintah Italia telah menyiagakan satu kapal fregat dan secara resmi memperingatkan Israel melalui jalur diplomatik. “Setiap operasi harus mematuhi hukum internasional dan prinsip kehati-hatian mutlak untuk keselamatan warga Italia dan relawan di armada,” tegas Tajani.
Keputusan kedua negara ini muncul setelah aktivis GSF melaporkan eskalasi berbahaya. Pada Rabu (24/9/2025) malam, armada mereka menjadi sasaran serangan drone rendah yang menjatuhkan flashbang, mengacaukan komunikasi radio antar kapal. Armada GSF, yang membawa relawan dari 45 negara, sebelumnya juga beberapa kali mengalami gangguan serupa dalam perjalanan menuju Gaza.