NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Konvoi Pengungsi Warga Gaza Di Tengah Perangkap, Kelaparan dan Tank Israel

Table of Content

GAZA CITY – Peringatan evakuasi Israel berubah menjadi perangkap maut bagi warga Gaza. Serangan drone dilaporkan menghantam konvoi pengungsi di dekat Rumah Sakit Al-Shifa, Rabu (17/9/2025), menewaskan setidaknya 13 orang dalam insiden terbaru yang mempertanyakan klaim ‘jalur aman’.

Serangan ini terjadi di tengah operasi darat besar-besaran Israel, dengan tank-tank merangsek masuk ke jantung Gaza City disertai gempuran artileri dan serangan udara tanpa henti. Langit kota diselimuti asap pekat dan debu reruntuhan.

Tidak ada lagi tempat yang aman. Pengeboman mengikuti kami ke mana pun kami pergi,” ujar Mahmoud al-Zard (45), seorang ayah lima anak yang telah mengungsi berkali-kali, kepada media. Rumahnya di Shuja’iyya hancur, dan kini ia kembali terdesak. “Setiap tembakan meriam berarti tank semakin dekat. Rasanya mati seribu kali sehari.”

Jalur evakuasi yang diumumkan Israel justru menjadi arena pertaruhan nyata. Warga yang panik berduyun-duyun menggunakan mobil, truk, bahkan kereta keledai, menciptakan konvoi kacau balau di tengah deru sirene ambulans. Distrik Al-Rimal, yang dahulu ramai, kini menjelma kota hantu dengan bangunan-bangunan hancur.

Sistem Kesehatan Runtuh, Korban Tewas Melambung

Otoritas Kesehatan Gaza melaporkan korban tewas dalam 24 jam terakhir mencapai sedikitnya 98 orang. Total korban jiwa sejak konflik meletus kini mencapai 65.062, dengan 165.697 lainnya luka-luka.

Rumah sakit yang masih beroperasi, seperti Al-Shifa, kewalahan. Puluhan korban luka-luka berdatangan setiap jam, sementara pasokan listrik, bahan bakar, dan perlengkapan medis nyaris habis.

Kami sering menemukan seluruh keluarga terkubur di bawah puing. Setiap menit penundaan bisa memakan korban nyawa,” jelas petugas darurat Mohammed Samih.

Direktur Jenderal Otoritas Kesehatan Gaza, Munir al-Bursh, memperingatkan sistem kesehatan sepenuhnya berada di ambang kehancuran. “Ini adalah ujian moral dan hukum bagi dunia,” serunya.

Ultimatum dan Kecaman

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya mengeluarkan ultimatum mengerikan: “Jika Hamas tidak membebaskan sandera dan melucuti senjatanya, Gaza akan dihancurkan dan menjadi hamparan nisan.”

Menanggapi hal itu, kelompok Hamas mengecam serangan Israel sebagai “babak baru dalam perang genosida dan pembersihan etnis secara sistematis.”

Situasi di Gaza semakin tidak manusiawi, meninggalkan warga sipil terjebak di antara dua pilihan: tetap di rumah dan menghadapi bom, atau mengungsi dan mempertaruhkan nyawa di jalur yang disebut ‘aman’.

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes