NE

News Elementor

NE

News Elementor

What's Hot

Penangkapan Aktivis Lingkungan di Morowali Dinilai Cerminkan Gagalnya Reformasi Kepolisian

Table of Content

MOROWALI, Newsantara.co – Penangkapan paksa terhadap Arlan Dahrin, relawan lingkungan dan aktivis penolak aktivitas tambang ilegal di Morowali, kembali memunculkan sorotan terhadap kegagalan reformasi kepolisian dalam melindungi warga sipil dan pembela lingkungan.

Arlan ditangkap aparat Polres Morowali pada Sabtu malam, sekitar pukul 18.15 WITA, saat mendampingi masyarakat Desa Torete yang menyuarakan konflik lahan dan dugaan kerusakan lingkungan di wilayah pertambangan.

Saksi mata menyebut, penangkapan dilakukan oleh sekitar 20 personel polisi secara mendadak dan disertai pembatasan ruang gerak warga.

“Tidak ada dialog, kami langsung diminta diam. Arlan kemudian dibawa paksa,” ujar seorang warga yang berada di lokasi.

Tindakan Represif Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Penangkapan tersebut memicu kemarahan warga dan kritik dari masyarakat sipil. Warga menilai tindakan aparat mencerminkan pendekatan represif, bukan penegakan hukum yang berperspektif hak asasi manusia sebagaimana dijanjikan dalam agenda reformasi Polri.

Puluhan warga sempat mendatangi Mapolsek Bungku Selatan/Pesisir untuk menuntut pembebasan Arlan. Namun, kepolisian menyatakan tidak memiliki kewenangan karena kasus ditangani langsung oleh Polres Morowali.

Arlan kemudian diketahui dibawa ke Mapolres Morowali tanpa penjelasan resmi di lokasi penangkapan.

Sementara itu, Jimly mengatakan, kasus tambang Morowali yang ditangani Polda Sulteng akan dijadikan bahan masukan untuk membenahi institusi kepolisian.

“Semua masukan termasuk dari tim kuasa hukum PT ABM akan kami pelajari sebagai bahan untuk membenahi Kepolisian,” sambung Jimly.

Kriminalisasi Aktivis Lingkungan Kembali Mengemuka

Sejumlah warga dan pegiat lingkungan menduga penangkapan ini merupakan bentuk kriminalisasi terhadap aktivis anti tambang ilegal yang selama ini mengkritisi aktivitas perusahaan dan proyek industri di wilayah Morowali.

Kasus ini dinilai memperkuat kekhawatiran publik bahwa aparat penegak hukum lebih responsif terhadap laporan korporasi dibanding perlindungan terhadap relawan lingkungan dan masyarakat terdampak tambang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Morowali terkait dasar hukum, prosedur penangkapan, maupun status hukum Arlan Dahrin.

Admin

amriamrul@gmail.com

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Zoel Hz

Kekeringan Kalbar Meluas, Danau Sentarum Jadi Gurun Pasir

PONTIANAK, Newsantara.co — Hamparan tanah pecah-pecah kini menggantikan luasnya perairan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Danau musiman yang biasanya menjelma “gudang air” raksasa saat musim hujan itu menyusut drastis hingga menyerupai padang gurun, menjadi potret paling mencolok dari kekeringan yang belakangan meluas ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Bau tanah kering dan udara...

Indonesia Resmi Bangun AI Factory Terbesar se-Asia Tenggara, Target Kapasitas 1 GW

NEWSANTARA.CO, Jakarta – Pemerintah menyambut resmi peluncuran Zankore by Indosat, proyek kolaborasi empat raksasa teknologi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara. Investasi ini menandai kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan berkapasitas...

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 Terselenggara Sukses, Pontianak Perkuat Peta Wisata Nusantara

Apresiasi untuk Edi Rusdi Kamtono sebagai Walikota Pontianak yang diserahkan oleh Emiliya Kalsum (Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa Kawasan Tanah Seribu). Minggu (26/7/2026). (photo. Zulkifli HZ) NEWSANTARA.CO, Pontianak — Setelah tiga hari memanjakan mata dan lidah para pengunjung, Festival Budaya Khatulistiwa (FBK) 2026 resmi berakhir, Minggu siang (26/7/2026). Namun ribuan pengunjung masih setia berada di...

BGN Tindak Tegas! 833 Dapur SPPG Bermasalah Resmi Ditutup

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) NEWSANTARA.CO, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar standar operasional prosedur. Penutupan massal ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (27/7/2026). Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut di-suspend karena gagal memenuhi standar keamanan...

Kualitas Pramuwisata Dukung Peningkatan Industri Pariwisata di Kalbar

Foto pelatihan Pramuwisata Kalbar di Universitas Tanjungpura, 17 Juli 2026 untuk mendukung Festival Budaya Khatulistiwa 2026 NEWSANTARA.CO, Pontianak – Penguatan kapasitas dan kompetensi pramuwisata jadi salah satu upaya strategis percepat pertumbuhan industri pariwisata di Kalimantan Barat. Hal tersebut semakin relevan seiring pelaksanaan Festival Budaya Khatulistiwa 2026, yang diharapkan menjadi etalase promosi destinasi wisata, budaya, sejarah,...

NE

News Elementor

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Quick Links

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  Blaze Themes